Pernahkah Anda terbayang Anda adalah seorang manusia yang terlahir dengan mengidap virus HIV??? Ironis memang, sesosok bayi mungil yang suci tanpa dosa sudah terkotori dengan virus yang ditularkan oleh sang ibu sejak masih dikandungan. Betapa dia begitu menderitanya ikut merasakan penyakit yang ditularkan oleh sang ibu. Mungkin saja mereka para bayi jika diberi pilihan akan memilih tidak jadi dilahirkan daripada keluar dari rahim yang penuh dengan penyakit. Masihkah kita menyalahkan pada bayi tersebut??Masihkah kita menganggap mereka kotor? Begitu kasihann dia baru saja lahir sudah mendapat cercaan dan hinaan masih ditambah sakitnya penyakit akibat virus tersebut.
Kepada teman-teman yang mengidap HIV sejak lahir janganlah merasa berkecil hati, tetaplah semangat. Masih banyak orang-orang di sekitarmu yang peduli atas keadaanmu. Janganlah merasa berdosa, karena penyakit itu bukan akibat dari perbuatanmu. Janganlah merasa dikucilkan karena Tuhan selalu menyertai hamba-hambaNya yang senantiasa sabar menghadapi cobaan. Ingatlah bahwa Tuhan tidak akan menciptakan penyakit tanpa ada obatnya. Sering-seringlah berdoa dan bermunajat kepadaNya. Biarkan saja jika da orang-orang yang menghinamu, jangan dengarkan,anggap saja mereka tidak bilang apa-apa, jangan dendam pada mereka.
Kepada teman-teman yang mengidap HIV akibat dari kesalahan pergaulan(pergaulan bebas ataupun narkoba) segeralah bertaubat. Ingatlah pada Tuhanmu, Dia selalu memperhatikanmu. Ingatlah pada orangtuamu, pada orang-orang yang kau sayangi, mereka senantiasa menyayangimu dan mengkhawatirkan kondisimu. Mereka menginginkan kau menjadi anak yang berguna, membanggakan orangtua dan hidup bahagia. Segera renungilah kesalahan-kesalahanmu yang telah menambah tumpukan dosamu menjadi lebih menggunung. Ingatlah bahwa kematian itu dekat dan dosamu akan kamu bawa sampai akhirat. Bertaubat adalah jalan satu-satunya, segeralah minta ampunan dari Yang Maha Kuasa. Sesungguhnya Tuhan Maha Pengampun. Sebesar apapun dosa seseorang asalkan dia benar-benar bertaubat Tuhan pasti akan mengampuninya.Segeralah teman-teman!!!! Sebelum ajal menjemputmu.
Kepada teman-teman yang tidak mengidap HIV, syukurilah Tuhan masih memberimu kesehatan jasmani. Bentuk syukur tidak hanya sekedar mengucapkan terimakasih, akan lebih terasa jika kita senantiasa peduli terhadap teman-teman yang mengidap HIV. Ingat teman-teman, tidak semua dari mereka adalah orang-orang kotor. Bagaimanapun mereka adalah manusia sama seperti kita. Kita harus menghormati hak-haknya sebagai manusia. Ingat teman-teman, mengejek mereka sama saja menghancurkan hidupnya. Yang mereka butuhkan bukanlah ejekan, hinaan, cercaan. Mereka butuh perlindungan, kasih sayang dan pengakuan hak-hak manusia.
Sugeng Rawuh
BLog Temen
Kamis, 11 September 2008
Pesan untuk Teman-Teman ODHA
Diposting oleh
aphnan
di
23.53
0
komentar
Label: hiv aids
Penyebaran HIV Secara Sengaja???
Beberapa minggu terakhir ini, isu-isu seputar penyebaran virus HIV kembali marak. Isu-isu itu masih seputar penularan HIV dengan jarum suntik yang sengaja ditaruh di kursi bioskop. Sebenarnya apakah tujuan mereka menyebarkan virus HIV? Pengkajian selama ini mengindikasikan berbagai sebab mereka para pengidap HIV atau yang lebih sering disebut dengan ODHA(Orang Dengan HIV AIDS) atau bahkan hanya sebuah rekayasa dalam persaingan bisnis.
1. Pelaku merasa frustasi akibat dari penyakit yang dideritanya, merasa dirinya adalah sampah yang hidup diantara orang-orang suci. Bayangkan saja, seseorang yang terinfeksi HIV merasa dikucilkan, tapi memang kenyataan selama ini kita menganggap orang-orang yang terkena virus HIV adalah orang – orang kotor yang memang pantas untuk dikucilkan. Padahal tidak semua pengidap HIV adalah orang-orang kotor yang doyan sex dan narkoba.
2. Pelaku merasa dendam dengan orang-orang disekitarnya. Mereka melampiaskan kekesalan mereka dengan menularkan penyakit yang dimilikinya pada orang lain.
Selain hal diatas yang notabene adalah factor penularan yang berasal dari penderita adapula indikasi bahwa penyebaran-penyebaran lewat jarum suntik seperti diatas hanyalah sekedar isu, bahkan tidak ada bukti-bukti yang memperkuat dugaan-dugaan diatas. Sebagian orang menganggap itu hanyalah isu dan kasus itu lebih merujuk pada persaingan bisnis. Seperti yang terjadi di Yogyakarta, yaitu persaingan bioskop. Bahkan selain itu juga berhubungan dengan persaingan antara bioskop dan penjualan VCD yang ramai di Yogyakarta. Mereka sengaja menyebarkan isu-isu tersebut untuk menjatuhkan lawan bisnis.
Sungguh isu-isu tersebut telah membuat khawatir masyarakat walaupun belum terbukti kebenarannya. Alangkah baiknya kita selalu hati-hati dan waspada dengan keadaan, mungkin saja kali ini berita tersebut hanya sekedar isu, tapi mungkin saja hal tersebut menjadi kenyataan disuatu hari. So, be carefull!!!
Diposting oleh Faizal Afnan
Diposting oleh
aphnan
di
23.53
0
komentar
Label: hiv aids